Menghitung Biaya Penggunaan Bahan Bakar dengan Suzuki S-Presso di Jakarta
Jakarta, VIVA – Memiliki mobil untuk kebutuhan sehari-hari di Jakarta tidak hanya soal biaya beli, tetapi juga biaya operasional bulanan yang harus diperhitungkan. Salah satu faktor yang cukup signifikan adalah konsumsi bahan bakar, terutama bagi pengguna yang bergantung pada mobil untuk aktivitas rutin seperti bekerja atau berkuliah.
Suzuki S-Presso: Pilihan City Car Terjangkau
Di kelas mobil perkotaan dengan harga terjangkau, Suzuki S-Presso menjadi salah satu pilihan menarik. Dengan mesin 1.000 cc, mobil city car ini memiliki dimensi kompak yang cocok untuk menghadapi kemacetan Jakarta, ditambah dengan biaya penggunaan yang relatif ringan.
Sebagai gambaran, tangki bahan bakar Suzuki S-Presso berkapasitas 27 liter. Dengan asumsi penggunaan bensin RON 92 seharga sekitar Rp12.300 per liter, biaya mengisi tangki penuh mobil ini berkisar Rp332 ribu.
Simulasi Biaya Bahan Bakar Bulanan
Jika mobil ini digunakan setiap hari di Jakarta, berapa biaya bahan bakar yang harus dikeluarkan setiap bulan? Misalkan pemilik mobil menempuh rata-rata 40 kilometer per hari selama 22 hari kerja dalam sebulan, total jarak yang ditempuh sekitar 880 kilometer.
Dengan asumsi konsumsi bahan bakar sekitar 20 km/liter untuk penggunaan kombinasi dalam kota dan jalan tol, maka kebutuhan bahan bakar per bulan sekitar 44 liter. Dengan harga bensin RON 92, biaya bahan bakar bulanan mencapai sekitar Rp541 ribu.
Berbagai faktor seperti kondisi lalu lintas, gaya berkendara, dan rute perjalanan dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar. Suzuki S-Presso sendiri telah dirancang untuk efisiensi, dengan mesin K10C tiga silinder 1.000 cc dan fitur Engine Auto Start-Stop yang membantu menghemat bahan bakar saat kendaraan berhenti sejenak.
Saat ini, Suzuki S-Presso ditawarkan dengan harga Rp173,1 juta untuk varian transmisi manual dan Rp184,6 juta untuk tipe Auto Gear Shift (AGS) di Jakarta.












