Sahroni Sentil Stigma Klub Moge: Jangan Hanya Konvoi

Komunitas Motor Besar di Indonesia Mulai Menciptakan Dampak Positif

Jakarta, VIVA – Komunitas motor besar di Indonesia mulai mengubah citranya menjadi lebih positif. Dulu dikenal dengan konvoi arogan dan sekadar touring jarak jauh, kini sejumlah klub motor aktif terlibat dalam kegiatan sosial serta promosi pariwisata daerah.

Polisi Berhasil Menggagalkan Peredaran Narkoba di Jakut

Saat ini, Polisi berhasil menggagalkan peredaran 1.000 butir ekstasi di Jakarta Utara. Kasus ini disebut sebagai upaya untuk menyapu bersih bandar narkoba oleh Kepala Kepolisian Daerah Jakarta Utara.

Hal ini terlihat dalam agenda pengukuhan jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Harley Davidson Club Indonesia Kepulauan Riau, Batam, dan Tanjungpinang. Momen tersebut menjadi penegasan bahwa komunitas motor besar tidak hanya berbicara soal gaya hidup, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa komunitas motor harus mampu memberi manfaat sosial melalui berbagai kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat. Menurutnya, ukuran sebuah komunitas harus dilihat dari dampak positif yang diberikan kepada lingkungan sekitar, bukan hanya dari seberapa sering melakukan touring atau banyaknya anggota.

Harapan Sahroni Terhadap Penegakan Hukum yang Lebih Baik

Sahroni berharap langkah-langkah seperti yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dapat menjadi pengubah strategi dalam penegakan hukum. Menurutnya, komunitas motor besar harus terlibat lebih dalam dalam kegiatan sosial untuk menghapus stigma negatif yang masih melekat pada mereka.

Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh HDCI Kepulauan Riau dianggap berhasil dalam membangun citra positif komunitas motor besar di mata masyarakat. Dengan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan, klub motor tidak hanya dianggap sebagai pengganggu jalan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang positif.

Selain itu, kolaborasi lintas komunitas yang dibangun oleh HDCI Kepri juga dinilai mampu berdampak pada sektor pariwisata daerah. Menurut Sahroni, kegiatan otomotif berbasis komunitas memiliki potensi besar untuk membantu ekonomi lokal dan memperkenalkan destinasi wisata kepada komunitas internasional.

Source link