Berita  

Pemkab Sumenep Mendorong HMT sebagai Benteng Aswaja di Era Digital

Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dengan mendorong Harakah Majelis Taklim (HMT) sebagai benteng utama di tengah arus digitalisasi. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Halal Bihalal HMT di Pendopo Keraton Sumenep. Kegiatan ini diakui sebagai ruang konsolidasi dan penguatan peran organisasi keagamaan dalam dinamika sosial yang terus berkembang.

Imam Hasyim menyatakan bahwa Halal Bihalal memiliki makna yang lebih dalam daripada sekedar tradisi, karena juga merawat kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kesadaran spiritual. Pemkab Sumenep memberikan apresiasi terhadap perkembangan progresif HMT yang telah menjangkau kecamatan dan mulai merambah desa-desa, menunjukkan daya jangkau yang kuat di akar rumput.

Namun, tantangan era digital dengan arus informasi dan pemahaman keagamaan yang beragam menjadi sorotan. Situasi ini menuntut kehadiran organisasi yang adaptif dan menjaga kemurnian ajaran Islam yang moderat. Imam Hasyim berharap HMT dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Aswaja di tengah berbagai pemahaman yang berpotensi menyimpang.

Kontribusi nyata kepada sesama dan menjadi yang paling bermanfaat bagi orang lain adalah esensi keberagamaan yang harus tercermin dalam gerakan HMT. Oleh karena itu, HMT diminta untuk menanamkan rasa idealisme dan menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Aswaja.

Source link