Investasi tidak selalu identik dengan emas, malah Vespa matik menjadi pilihan alternatif yang menarik bagi para pecinta otomotif. Kendaraan ini menunjukkan tren harga yang stabil bahkan cenderung meningkat dari waktu ke waktu, berbeda dengan mobil listrik yang mengalami depresiasi cukup dalam dalam dua tahun. Fenomena ini disebabkan oleh konsistensi harga unit baru Vespa yang membuat harga bekasnya ikut terangkat. Misalnya, Vespa Sprint yang dibeli sekitar tahun 2022 dengan harga Rp51 juta, saat ini bisa dipasarkan dengan harga Rp45 juta hingga Rp47 juta sebagai kendaraan bekas. Hal ini juga didukung oleh brand image, desain ikonik, dan positioning Vespa sebagai gaya hidup yang membuatnya tetap diminati di pasaran. Warna dan edisi khusus juga mempengaruhi harga jual Vespa, di mana kolektor kerap mencari warna tertentu atau edisi terbatas hasil kolaborasi dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli awal. Dengan karakteristik yang unik ini, Vespa menjadi pilihan investasi menarik selain emas, karena memiliki nilai guna dalam mobilitas harian yang tetap aktif di pasaran.
Perbandingan Potensial: Investasi Vespa vs Emas untuk 2026
Read Also
Recommendation for You

Pasar SUV off-road menjadi sorotan dengan kehadiran model yang dulunya terkenal dalam medan ekstrem namun…

Pada tahun 2026, di mana tren otomotif semakin didominasi oleh transmisi otomatis, mobil pikap dengan…

Toyota Indonesia telah mengarahkan proyek produksi modul baterai hybrid ke pasar yang lebih luas setelah…

Pabrikan otomotif Morris Garage atau MG sedang menyiapkan mobil listrik baru dengan harga terjangkau untuk…








