Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang kembali mencuat mengundang perhatian masyarakat terhadap alternatif transportasi yang lebih hemat dan efisien. Tren penggunaan transportasi alternatif mulai meningkat di kota-kota besar, sebagai langkah untuk menekan pengeluaran harian dan bersesuaian dengan kondisi ekonomi serta lingkungan. Transportasi umum seperti bus, KRL, dan MRT muncul sebagai solusi praktis dengan biaya terjangkau serta mampu menekan kemacetan dan emisi.
Selain transportasi umum, kendaraan listrik mulai populer kembali. Meskipun harga awalnya tinggi, biaya operasional yang lebih murah dan infrastruktur yang terus berkembang membuat kendaraan listrik semakin relevan. Di tengah pilihan tersebut, sepeda menjadi opsi sederhana dan efektif. Tanpa bahan bakar, sepeda menawarkan manfaat kesehatan, fleksibilitas tinggi, dan menjadi solusi yang hemat, praktis, dan relevan di area perkotaan.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Andrew Mulyadi, menyoroti pentingnya mempertimbangkan alternatif transportasi yang lebih efisien di tengah kenaikan harga BBM. Penggunaan sepeda dianggap sebagai solusi hemat, praktis, serta memberikan manfaat kesehatan dan lingkungan. Terdapat berbagai pilihan sepeda dari United Bike, termasuk MTB atau Mountain Bike, yang menjadi opsi menarik dengan karakter serbaguna, kokoh, dan mampu digunakan di berbagai medan. Menyikapi isu ini, sepeda bukan hanya dipandang sebagai alat olahraga, tetapi juga sebagai gaya hidup dan solusi mobilitas sehari-hari.












