LAZ Hadji Kalla telah menyiapkan sejumlah program untuk tahun 2026 dengan budget penyaluran ZIS sebesar Rp49,3 miliar, terdiri dari zakat Rp29,5 miliar dan infaq Rp19,8 miliar. Program-program ini mencakup berbagai bidang seperti Islamic Care, Educare, Humanity and Environment, Community Development, Economy, ZIS Umum, dan dukungan untuk pemberdayaan masyarakat. Fokus utama dari program-program ini adalah untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem, terutama di wilayah kerja LAZ Hadji Kalla.
Dalam kerangka program kerja tahun 2026, LAZ Hadji Kalla menekankan lima bidang program, yakni Islamic Care, Educare, Humanity and Environment, Community and Development, dan Economic Care. Direktur Eksekutif LAZ Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, menjelaskan bahwa fokus jangka panjang dari program-program ini adalah untuk menyasar kelompok asnaf fakir dan miskin sebagai penerima manfaat utama. Hal ini sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, terutama di wilayah Pulau Sulawesi.
LAZ Hadji Kalla berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai penyaluran ZIS melalui program-program pemberdayaan demi mencapai target-target yang telah ditetapkan. Mereka juga berupaya menerapkan praktik baik dan metode yang terbukti untuk memastikan dana ZIS memberikan manfaat yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan mustahik. LAZ Hadji Kalla juga tetap mengalokasikan penyaluran ZIS kepada kelompok asnaf lainnya seperti muallaf, fi sabilillah, dan gharimin.
Bidang Islamic Care di LAZ Hadji Kalla mencakup program keumatan seperti Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, Tebar Dai DBS, Gema Soundsystem, Dakwah Qur’an Inklusif, Pemberdayaan Asnaf, dan Majelis Taklim Inspiratif. Selain itu, program Beasiswa Kalla, Keluarga Tangguh dan Akreditasi Mandiri, serta bantuan pendidikan Sekolah Islam Athirah (SIA) Bone juga turut dijalankan dalam Bidang Educare.
Untuk Bidang Humanity and Environment, LAZ Hadji Kalla memberikan bantuan penanggulangan bencana, dukungan kesehatan, dan program pengurangan risiko bencana. Sementara dalam Bidang Economic Care, program-program seperti Pesantren Berdaya dan Mandiri, kesiapan magang ke luar negeri, serta Kalla Preneur diperkenalkan sebagai upaya mendorong lahirnya wirausaha tangguh dan berkelanjutan.
Melalui berbagai program ini, LAZ Hadji Kalla berharap dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah kerja mereka. Mereka berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, sambil membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas manfaat bagi yang membutuhkan.












