Berita  

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan 2026: Arab, Latin, dan Maknanya

Umat Islam di Indonesia sedang menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Februari-Maret 2026. Sesudah berpuasa sejak fajar, waktu berbuka merupakan momen yang dinantikan dan penuh berkah. Islam mengajarkan agar umat Muslim tidak hanya segera berbuka saat waktu tiba, tetapi juga memulainya dengan doa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Membaca doa berbuka puasa merupakan amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan waktu yang mustajab untuk memohon harapan dan doa kepada-Nya.

Terdapat dua versi doa berbuka puasa yang dapat diamalkan beserta arti dan keutamaannya. Versi pertama berbunyi, “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.” Artinya, “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.” Versi kedua adalah, “Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.” Artinya, “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insyaallah.”

Keutamaan menyegerakan berbuka puasa termasuk dalam sunnah Rasulullah SAW. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk segera berbuka setelah waktu Maghrib tiba, karena berada dalam kebaikan. Selain itu, berbuka tepat waktu juga merupakan tanda kebaikan umat dan waktu yang baik untuk memanjatkan doa. Menyegerakan berbuka puasa sesuai dengan syariat menjadi bentuk ketaatan dan menjaga kesehatan tubuh setelah seharian berpuasa. Dengan pemahaman akan keutamaan ini, umat Muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih baik, memanjatkan doa, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan.

Source link