Kehadiran SUV baru, Jaecoo J5, di Indonesia langsung mencuri perhatian pasar sejak diperkenalkan pada awal November. Meskipun mendapat sambutan yang tinggi, Chery Group Indonesia mengakui adanya keterlambatan pengiriman unit kepada sebagian pemesan. Zheng Shuo, selaku Presiden Direktur Chery Group Indonesia, secara terbuka meminta maaf kepada konsumen atas keterlambatan tersebut. Lonjakan pesanan yang melebihi ekspektasi awal perusahaan menjadi penyebab utamanya.
Dari awal, Chery Group Indonesia sudah mempercayai potensi Jaecoo J5 di pasar nasional karena desainnya yang sesuai dengan selera konsumen Indonesia, dilengkapi dengan fitur-fitur penunjang kenyamanan serta ground clearance yang tinggi. Meskipun target penjualan awal dipatok lebih konservatif, jumlah pesanan yang masuk jauh melampaui harapan. Hal ini membuat perusahaan berupaya keras untuk mempercepat proses produksi guna memenuhi pesanan konsumen tanpa harus menunggu terlalu lama.
Meski sudah ada sekitar 3.000 unit Jaecoo J5 yang diserahkan kepada konsumen, namun masih terdapat antrean pesanan yang cukup panjang. Pihak perusahaan terus berupaya mempercepat produksi tanpa mengorbankan standar kualitas yang ada. Permintaan maaf terus disampaikan kepada konsumen yang masih menunggu unitnya dikirim, sambil menjaga kualitas produk sebagai prioritas utama. Pihak perusahaan tetap berkomitmen untuk memenuhi pesanan konsumen dengan secepat mungkin tanpa mengesampingkan kualitas yang dijanjikan.












