Produsen ban global asal China, Sailun Group, meyakini bahwa ban berteknologi radial akan menjadi pilihan utama di pasar otomotif Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Optimisme ini didukung oleh perusahaan dengan langkah-langkah kuat, seperti mendirikan fasilitas produksi lokal di Indonesia untuk memperluas jangkauan produk dan layanan. Vice President of Manufacturing Center Sailun Group, Gao Liting, menyatakan bahwa semua produk ban yang Sailun pasarkan di Indonesia menggunakan teknologi radial, yang menawarkan desain ban dengan struktur lebih kuat dan kenyamanan berkendara yang lebih baik.
Sailun percaya bahwa preferensi konsumen Indonesia akan terus bergerak menuju ban teknologi radial karena keunggulan performa dan daya tahan yang dimilikinya. Hal ini juga tercermin melalui pembangunan pabrik ban baru di Demak, Jawa Tengah, yang kini telah masuk ke tahap produksi massal. Pabrik ini dirancang khusus untuk memproduksi ban radial untuk berbagai jenis kendaraan, seperti mobil penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), serta alat berat (OTR). Diharapkan kapasitas produksi pabrik ini mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat dari konsumen lokal dan mendukung ketersediaan produk di wilayah Asia Tenggara.
Sailun memilih Indonesia sebagai pasar strategis dan pusat produksi regional karena pertumbuhan industri otomotif yang signifikan dan potensi pengguna kendaraan bermotor yang besar. Investasi besar juga dilakukan untuk fasilitas manufaktur terintegrasi serta jaringan distribusi yang menjalar ke seluruh Nusantara. Langkah ini sejalan dengan strategi global Sailun untuk memperkuat posisi mereknya dalam persaingan pasar ban dunia, di mana perusahaan telah masuk dalam jajaran 10 produsen ban terbesar secara global.












