Berita  

Kembangkan Teknologi Perikanan BEM FEB Unej untuk Nelayan Situbondo

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (Unej) meluncurkan program inovatif di Desa Seletreng, Situbondo, dengan fokus pada penguatan ekonomi pesisir melalui penggunaan teknologi. Program bertajuk “Strategi Inovatif Penguatan Ekonomi Pesisir Berbasis Teknologi dan Nilai Tambah Hasil Laut untuk Kemandirian Pangan” merupakan upaya mahasiswa dalam mendukung perekonomian pesisir dengan teknologi yang sesuai.

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Aprillianto, pembina BEM FEB Unej, dua inovasi utama sedang dikembangkan, yaitu Fish Light dan Smart Fish Dryer, untuk membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan ikan serta nilai tambah produk laut. Alat pengering ikan yang sedang dalam pengembangan mampu mengolah hingga 16 kilogram ikan dalam satu proses pengeringan.

Program ini diharapkan dapat membantu nelayan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat lain untuk mengembangkan potensi lokal dengan pendekatan inovatif. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Desa Seletreng, Taufik Hidayat, kolaborasi antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam menerapkan teknologi yang tepat sangat bermanfaat bagi nelayan, baik dari segi efisiensi waktu maupun hasil produksi.

Diharapkan bahwa inovasi ini dapat menjadi landasan bagi kemandirian pangan dan ekonomi pesisir di Situbondo, sambil membuka peluang bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis hasil laut di daerah tersebut. Ini menunjukkan bagaimana peran mahasiswa dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui teknologi yang tepat guna.

Source link