Dark showering atau mandi dalam gelap merupakan tren kesehatan baru yang tengah populer di media sosial belakangan ini karena diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur. Mandi dalam gelap dilakukan dengan mandi dalam cahaya redup atau hampir gelap, terutama di malam hari, sehingga dapat membantu tubuh dan pikiran untuk lebih rileks. Menurut Times of India, kegiatan mandi dalam gelap mengubah rutinitas mandi biasa menjadi sebuah ritual yang membantu transisi tubuh dari keadaan terjaga ke mode istirahat dengan kesadaran penuh.
Dr. Daniel Amen, seorang psikiater dan pendiri Amen Clinics di California, menjelaskan bahwa cahaya memiliki pengaruh besar pada otak. Meredupkan lampu atau mandi dalam kegelapan dapat mematikan ‘radar ancaman’ otak, sehingga meningkatkan rasa aman dan memulai proses alami tubuh untuk bersiap istirahat. Cahaya terang dan cahaya biru dapat membuat tubuh bangun dengan meningkatkan kortisol dan menurunkan melatonin, sehingga mandi dalam gelap dianggap lebih bermanfaat terutama bagi mereka yang menderita gangguan tidur, kecemasan, atau ADHD.
Untuk mencoba mandi dalam gelap, disarankan untuk mandi satu jam sebelum tidur, menggunakan cahaya redup atau lilin, dan hindari penggunaan handphone. Air hangat, suhu ruangan yang sejuk, minyak aromaterapi, dan musik yang menenangkan juga bisa membantu menciptakan lingkungan yang mendukung relaksasi. Fokuskan perhatian pada sensasi air, suara aliran air, dan napas, dan mandi selama 15 hingga 20 menit sudah cukup.
Dr. Amen menyarankan apabila ingin menerapkan ritual mandi dalam gelap di pagi hari, sebaiknya menggunakan air dingin untuk meningkatkan fokus dan vitalitas. Mandi dalam gelap dapat menjadi cara yang efektif untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks serta menyiapkan tidur yang nyenyak.












