Bella Hadid, seorang model internasional dari Amerika, dikenal di seluruh dunia karena penampilannya yang sering di majalah Vogue dan Elle, serta kerja sama dengan brand terkenal seperti Dior dan Versace. Namun, di balik kemegahannya, Bella Hadid telah lama menderita penyakit lyme atau lyme disease. Penyakit ini dipicu oleh infeksi bakteri melalui gigitan kutu jenis Ixodes scapularis dan Ixodes pacificus.
Penyakit lyme, juga dikenal sebagai lyme disease, berasal dari nama kota “Old Lyme” di Connecticut, Amerika Serikat. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri borrelia burgdorferi dan beberapa bakteri lainnya seperti borrelia afzelii, borrelia mayonii, dan borrelia garinii yang dapat ditularkan melalui kutu yang menginfeksi hewan seperti rusa, burung, dan tikus.
Kutu yang menyebarkan penyakit lyme terkadang sulit terdeteksi karena menempel di area kulit yang tidak terlihat seperti kulit kepala, ketiak, atau selangkangan. Penyakit lyme dapat menyerang siapa saja, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan di daerah berumput atau hutan lebat. Gejalanya bisa mulai dari ruam kulit hingga nyeri sendi, leher kaku, dan gangguan jantung.
Pengobatan penyakit lyme bertujuan untuk mencegah penyebaran infeksi dan dapat melibatkan penggunaan antibiotik sesuai dengan tingkat keparahan penyakitnya. Pencegahan menjadi langkah terbaik untuk menghindari penyakit lyme dengan menjauhi habitat kutu dan melakukan tindakan pencegahan ketika berada di area yang berisiko tertular kutu.
Bella Hadid, yang telah berjuang melawan penyakit lyme sejak usia 16 tahun, menjadi contoh bagaimana penyakit ini dapat mempengaruhi siapa pun. Informasi mengenai penyakit ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tindakan pencegahan dan pengobatan yang tepat.












