Pada Sabtu, 9 Agustus 2025, terjadi sebuah peristiwa yang mengejutkan di Tieshan Service Area, Beihai, Guangxi, di mana sebuah mobil BYD Song Plus EV tersambar petir tiga kali berturut-turut. Kejadian ini tercatat dalam rekaman dari kamera dasbor kendaraan lain di sekitar lokasi. Dalam video tersebut, terlihat kilatan cahaya dan percikan listrik yang menyambar atap mobil setiap kali petir menghantam, namun pengemudi di dalam mobil tetap aman tanpa cedera.
Menurut laporan dari Carnewschina, sambaran petir terutama menyentuh bagian roof rack mobil, menciptakan busur listrik yang dramatis. Setelah kejadian, teknisi dari diler BYD memeriksa mobil secara menyeluruh dan menemukan bahwa sistem listrik mobil, termasuk baterai daya, unit kontrol listrik, dan motor, tidak mengalami kerusakan signifikan. Hanya ada dua titik bekas sambaran di atap mobil, sementara bagian eksterior lainnya tetap utuh.
Para ahli menjelaskan bahwa mobil berbahan logam berfungsi sebagai sangkar Faraday yang melindungi penumpang dari bahaya sambaran petir. Arus listrik dialirkan ke tanah melalui bodi mobil, menjaga penumpang dalam mobil tetap aman. Meskipun demikian, penumpang sebaiknya tidak langsung keluar dari mobil setelah tersambar petir, dan disarankan untuk menunggu badai mereda dan mendapatkan bantuan profesional.
Protokol keselamatan juga menyarankan untuk mematikan perangkat elektronik dalam mobil saat badai petir, menutup jendela rapat, dan menarik antena untuk menjaga keamanan. Maka dari itu, prinsip ini memastikan bahwa korban dalam insiden mobil listrik BYD tersebut selamat tanpa luka serius.












