Berita  

Strategi Asuransi Syariah untuk Meningkatkan Citra dan Menarik Nasabah

Industri asuransi syariah di Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang cerah, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat dan keunggulan asuransi syariah. Namun, masih diperlukan peningkatan edukasi dan inklusi untuk menarik lebih banyak nasabah serta mendorong pertumbuhan premi. Tantangan lainnya adalah tingginya pertumbuhan klaim yang dihadapi oleh industri asuransi syariah.

Untuk mengatasi tantangan ini, industri asuransi sedang melakukan percepatan rencana pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dari perusahaan induk sesuai dengan regulasi OJK. Selain itu, JMA Syariah juga terus mengembangkan produk asuransi jiwa individu seperti JMA AMMAR, JMA ILMA, dan JMA MUMTAZA (Asuransi Dana Hari Tua).

Selain fokus pada pengembangan produk, JMA Syariah juga memperhatikan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mencakup asuransi karyawan berpenghasilan rendah. Industri asuransi syariah juga berkomitmen untuk memperbaiki citra industri setelah beberapa kasus fraud yang terjadi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai proyeksi dan tantangan yang dihadapi oleh industri asuransi syariah, Anda dapat menyimak dialog antara Safrina Nasution dengan Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) atau JMA Syariah, Mochamad Andy Arslan Djunaid dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia.

Source link