Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa motif penusukan oleh tersangka B terhadap kakaknya, DS, berawal dari permasalahan penjualan metamfetamina atau sabu. Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, menjelaskan bahwa konflik di antara keduanya dimulai ketika setoran korban kepada pelaku tidak sesuai dengan penjualan sabu. Pertengkaran antara pelaku dan korban semakin membesar beberapa hari sebelum kejadian karena masalah sabu dan uang. Pelaku bahkan meminta temannya untuk membeli sabu dari korban untuk memastikan kebenaran klaim korban bahwa dia tidak lagi memiliki sabu. Namun, terbukti bahwa korban masih memiliki sabu dan masih menjualnya kepada teman pelaku. Akibat kesal, pelaku memiliki niat untuk menghentikan kehidupan korban dan pada akhirnya melakukan penusukan dengan pisau dapur. Pelaku kemudian melukai korban beberapa kali sebelum melarikan diri. Tersangka B berhasil ditangkap di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dan penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono juga turut menangani kasus dan motif dari kejadian tersebut.
Penanganan Penusukan di Jatinegara: Dampak Buruk Penggunaan Sabu
Read Also
Recommendation for You

Jawaban Polda Metro Jaya dalam Sidang Praperadilan Andrie Yunus Sebuah tahapan penting dalam kasus dugaan…

Polisi Buru Pelaku Pembobolan Apartemen WNA di Kelapa Gading Polisi Buru Pelaku Pembobolan Apartemen WNA…

Penegakan Aturan Jukir Liar di Cengkareng Jakarta Barat Petugas gabungan berhasil menjaring 10 juru parkir…









