Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi untuk menyelidiki penyebab ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram di Jalan Wijaya Kusuma RT 04/RW 07, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno, menyatakan bahwa ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran gas, namun hal ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dalam proses penyelidikan tersebut. Akibat ledakan tersebut, seorang penghuni rumah mengalami luka bakar di wajah dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS Islam Pondok Kopi. Sutikno juga mengimbau kepada warga untuk lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas dan segera melaporkan jika mencium bau gas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.
Kejadian ini juga mengakibatkan hancurnya dua rumah di sekitar lokasi ledakan, serta tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan akibat tertimpa puing bangunan. Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur telah merespons kejadian ini dengan mengirim satu unit mobil pemadam kebakaran beserta tiga personel untuk melakukan pemadaman api. Kerugian akibat ledakan tabung gas ini diperkirakan mencapai Rp80 juta. Selain itu, tim reserse kriminal masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari ledakan tersebut.












