Di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat, pemilik mobil harus tunduk pada aturan pemerintah yang menjadikan mobil berwarna putih sebagai satu-satunya pilihan yang diizinkan untuk beroperasi di jalanan. Walaupun di banyak kota lain warna mobil adalah masalah selera, di sini aturan tertentu harus diikuti secara ketat. Mulai diberlakukan sejak tahun 2018, kebijakan ini telah mengubah jalanan Ashgabat menjadi parade kendaraan berwarna putih yang bersih. Pemerintah setempat mewajibkan pemilik mobil untuk menjaga kebersihan kendaraan mereka, karena bahkan sedikit debu saja bisa menjadi alasan bagi polisi untuk memberikan tilang. Meskipun tak ada penjelasan resmi dari pemerintah tentang alasan di balik kebijakan ini, banyak percaya bahwa hal ini terkait dengan keyakinan pribadi mantan Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhammedov, yang meyakini bahwa warna putih membawa keberuntungan dan kesucian. Pada akhirnya, Ashgabat dikenal sebagai “kota putih” dengan hampir seluruh bangunan berbalut marmer putih. Meskipun memiliki potensi pariwisata, Turkmenistan tetap tertutup dari dunia luar dengan penolakan visa turis yang ketat, menjadikan pengalaman ke kota ini sebagai sesuatu yang langka.
Kota ini Terapkan Aturan Larangan Mobil Warna Gelap, Denda!
Read Also
Recommendation for You

Perawatan mesin mobil bekas menjadi kunci penting dalam memastikan performa kendaraan tetap optimal. Salah satu…

Ban merupakan salah satu komponen paling vital pada kendaraan karena menjadi satu-satunya bagian yang bersentuhan…

Wuling Motors Hadirkan Kendaraan Listrik untuk Layanan Kesehatan dan Kegiatan Sosial di Jakarta Pemanfaatan kendaraan…

Penjualan mobil terlaris di Indonesia pada Februari 2026 mengalami perubahan yang signifikan. Berdasarkan data penjualan…

Program undian berhadiah DAIFEST (Daihatsu End Year Festival) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Astra International…







